Selamat Datang Di Blog Murid Kece Tamvan dan Menawan....Maafkan Newbie Ini jika Blog Ini Jauh Dari Kata Sempurna....Karna Kesempurnaan Hanya Milik Pencipta Business Model Canvas - ICT FOR EDUCATION

Business Model Canvas

Assalamualaikum Wr.Wb


Gimana kabarnya sob... semoga tetap dalam lindungan yang maha kuasa yaa...
masih pada betah dirumah nggak nih... harus betah yaa ini demi kebaikan kita semua soalnya..
kita doakan saja semoga pandemik ini cepat selesai 😇

Oke pada pembahasan kali ini mimin mau memberikan Tutorial bagaimana cara membangun Business Model Canvas tapi sebelumnya mimin akan jelaskan terlebih dahulu apa itu Business Model Canvas.

Businnes Model Canvas

Kamu sudah pernah mendengar tentang rencana bisnis yang satu ini belum? Business Model Canvas adalah sebuah strategi dalam manajemen yang berupa visual chart yang terdiri dari 9 elemen untuk membantu perencanaan bisnis sebelum dibentuk.
Model bisnis ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.
Tapi, kalau dilihat sepintas, sebenarnya alur model dari business model canvas ini sangat sederhana dan mudah kamu buat lho. Karena, secara garis besar, alurnya mengalir dari satu elemen bisnis menuju elemen penting berikutnya.
Nah, kenapa business model canvas ini sangat penting sebelum memulai bisnis? Karena dengan kesembilan elemennya, sebenarnya kita sudah bisa memvalidasi apakah satu ide bisnis itu potensial atau tidak. Karena itu, membuat bisnis model canvas adalah hal paling awal yang biasanya dibutuhkan seorang pengusaha pemula atau pengusaha yang mau membuat suatu usaha baru.

9 Element Penting Dalam Business Model Canvas




1.     Customer segment.
Customer segment menjabarkan spesifik segmentasi pelanggan yang menjadi bisnis Anda. Misalkan dipilih dari segmen tingkat ekonomi, umur, komunitas tertentu, atau perilaku khusus konsumen. Dengan membagi segmen konsumen, Anda dapat mengerti dan menangkap kebutuhan khusus dari target konsumen tersebut
2.     Value Proposition
Value Proposition menjabarkan manfaat apa yang akan didapatkan pada konsumen jika memilih bisnis kita. Nilai apa yang menjadi pembeda dibandingkan produk/jasa sejenis atau lainnya baik yang menjadi kekuatan atau keunggulannya
3.     Channels
Channels adalah cara yang tepat untuk digunakan dalam menyampaikan value proposition bisnis Anda kepada konsumen. Anda harus memilih channel yang tepat agar dapat membidik target konsumen yang telah Anda rencanakan. Macam-macam channel bisa dilakukan, makin kreatif Anda menciptakan channel penjualan makin besar peluang Anda untuk unggul dalam persaingan.
4.     Customer Relationship
Customer relationship adalah cara atau wadah untuk terus berhubungan dan semakin mempererat hubungan dengan konsumen. Hal ini harus dilakukan agar pelanggan Anda jumlahnya terus bertambah dan untuk mempertahankan konsumen Anda tetap setia.  Kini perkembangan media sosial sangat memfasilitasi Anda untuk tetap berhubungan dengan pelanggan. Anda dapat dengan mudah menyampaikan informasi seperti produk baru, penawaran khusus, diskon, dan juga menjaring aspirasi dari konsumen Anda.
5.     Revenue Streams
Dalam bisnis, memiliki arus pendapatan (revenue stream) yang sangat jelas dan masuk akal sangatlah penting untuk tetap membuat bisnis Anda hidup. Dari sinilah akan tergambar darimana Anda menghasilkan uang atau keuntungan.
6.     Key Activities
Buatlah daftar kegiatan apa saja yang harus dilakukan dalam bisnis Anda, baik kegiatan utama maupun pendukung. Dari list ini akan terlihat berapa SDM yang Anda butuhkan dan managerial waktu dalam pengerjaannya.
7.     Key Resource
Key Resource adalah sumber daya yang harus Anda miliki agar key activities bisnis Anda bisa dijalankan dan value proposition dapat diberikan kepada konsumen.
8.     Key Partnership
Key partners adalah pihak-pihak yang bisa Anda ajak kerjasama dengan tujuan untuk menyokong dan mengoptimalkan alokasi sumber daya, mengurangi resiko dan ketidakpastian persaingan, serta meningkatkan kinerja. Key partnership yang baik akan membentuk siklus bisnis yang lebih stabil
9.     Cost Structure
Poin terakhir dari Business Model Canvas ini adalah struktur pembiayaan bisnis. Anda perlu menjelaskan, biaya-biaya apa saja yang harus Anda keluarkan. Sebagai contoh, membayar biaya pegawai, biaya telepon, biaya operasional, pajak dan lain sebagainya. Model bisnis Anda layak untuk dilakukan bila Cost structures lebih kecil ketimbang Revenue streams.
Kesembilan elemen diatas harus selaras dan saling mendukung. Keterkaitan dari semua elemen tersebut adalah salah satu faktor kunci dalam keberhasilan bisnis Anda.

Beberapa Contoh BMC Diantaranya

Bisnis Model Canvas Kafe Kopi Kulo

Target konsumen merupakan generasi millennial dengan rentang usia 15-40 tahun.
  • Pelajar.
  • Mahasiswa.
  • Pegawai.

Proposisi Nilai

  • Kopi Kulo menyediakan kopi aneka varian yang kekinian dengan cita rasa otentik dan bahan baku berkualitas terbaik.
  • Kopi Kulo merupakan kafe yang nyaman untuk menghabiskan waktu luang.

Jalur

  • Sosial media
  • Bazaar instansi.
  • Karnaval kuliner.
  • Aplikasi pengantaran makanan daring.

Hubungan dengan Pelanggan

  • Memberikan diskon 50% untuk pembelian kedua.
  • Promo gratis satu cup Kopi Kulo varian tertentu dengan membeli dua cup kopi.
  • Harga promo untuk event tertentu seperti karnaval kuliner dan bazaar.
  • Promo khusus untuk pembelian melalui aplikasi pengantaran makanan daring.

Sumber Pendapatan

  • Modal pribadi pemilik Kafe Kulo.
  • Investasi pihak ketiga.
  • Penjualan per cup Kopi Kulo.
  • Penjualan menu pendamping Kopi Kulo.
  • Sistem bagi hasil melalui kerja sama dengan pedagang yang menitipkan produk di Kopi Kulo.

Aktivitas Kunci

  • Membeli biji kopi kualitas terbaik dari petani.
  • Menggunakan bahan-bahan pendamping yang berkualitas.
  • Memberikan pelayanan terbaik, cepat dan ramah.
  • Mempertahankan kualitas rasa dari produk-produk yang ditawarkan dari Kopi Kulo.

Sumber Daya Utama

  • Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
  • Mesin espresso otomatis.
  • Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
  • Suplaier bahan dan alat pelengkap.

Sumber Daya Utama

  • Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
  • Mesin espresso otomatis.
  • Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
  • Suplaier bahan dan alat pelengkap.

Sumber Daya Utama

  • Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
  • Mesin espresso otomatis.
  • Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
  • Suplaier bahan dan alat pelengkap.

Mitra Kunci

  • Petani kopi.
  • Suplaier bahan.
  • Penyelenggara event festival kuliner.
  • Influencer.

Struktur Pembiayaan

  • Penyediaan alat.
  • Penyediaan lokasi kafe.
  • Penyediaan bahan baku.
  • Biaya promosi (pembukaan, festival kuliner, pekan promosi, dan promo kerja sama).
Itulah hal yang dapat mimin sampaikan seputar Business Model Canvas kurang lebihnya mohon dimaafkan... karna kesempurnaan hanya milih Tuhan Yang Maha Esa 😇

Wassalamualaikum Wr.Wb




Bagikan Postingan Ini :
+
0 Komentar untuk "Business Model Canvas"

 
Copyright © 2014 ICT FOR EDUCATION - All Rights Reserved - DMCA
Template By Riko fredianto