1.
Customer segment.
Customer segment
menjabarkan spesifik segmentasi pelanggan yang menjadi bisnis Anda. Misalkan
dipilih dari segmen tingkat ekonomi, umur, komunitas tertentu, atau perilaku
khusus konsumen. Dengan membagi segmen konsumen, Anda dapat mengerti dan
menangkap kebutuhan khusus dari target konsumen tersebut
2.
Value Proposition
Value Proposition
menjabarkan manfaat apa yang akan didapatkan pada konsumen jika memilih bisnis
kita. Nilai apa yang menjadi pembeda dibandingkan produk/jasa sejenis atau
lainnya baik yang menjadi kekuatan atau keunggulannya
3.
Channels
Channels adalah cara yang
tepat untuk digunakan dalam menyampaikan value proposition bisnis Anda kepada
konsumen. Anda harus memilih channel yang tepat agar dapat membidik target
konsumen yang telah Anda rencanakan. Macam-macam channel bisa dilakukan, makin
kreatif Anda menciptakan channel penjualan makin besar peluang Anda untuk
unggul dalam persaingan.
4.
Customer Relationship
Customer relationship
adalah cara atau wadah untuk terus berhubungan dan semakin mempererat hubungan
dengan konsumen. Hal ini harus dilakukan agar pelanggan Anda jumlahnya terus
bertambah dan untuk mempertahankan konsumen Anda tetap setia. Kini
perkembangan media sosial sangat memfasilitasi Anda untuk tetap berhubungan
dengan pelanggan. Anda dapat dengan mudah menyampaikan informasi seperti produk
baru, penawaran khusus, diskon, dan juga menjaring aspirasi dari konsumen Anda.
5.
Revenue Streams
Dalam bisnis, memiliki arus
pendapatan (revenue stream) yang sangat jelas dan masuk akal sangatlah penting
untuk tetap membuat bisnis Anda hidup. Dari sinilah akan tergambar darimana
Anda menghasilkan uang atau keuntungan.
6.
Key Activities
Buatlah daftar kegiatan apa
saja yang harus dilakukan dalam bisnis Anda, baik kegiatan utama maupun
pendukung. Dari list ini akan terlihat berapa SDM yang Anda butuhkan dan
managerial waktu dalam pengerjaannya.
7.
Key Resource
Key Resource adalah sumber
daya yang harus Anda miliki agar key activities bisnis Anda bisa dijalankan dan
value proposition dapat diberikan kepada konsumen.
8.
Key Partnership
Key partners adalah
pihak-pihak yang bisa Anda ajak kerjasama dengan tujuan untuk menyokong dan
mengoptimalkan alokasi sumber daya, mengurangi resiko dan ketidakpastian
persaingan, serta meningkatkan kinerja. Key partnership yang baik akan
membentuk siklus bisnis yang lebih stabil
9.
Cost Structure
Poin terakhir dari Business
Model Canvas ini adalah struktur pembiayaan bisnis. Anda perlu menjelaskan,
biaya-biaya apa saja yang harus Anda keluarkan. Sebagai contoh, membayar biaya
pegawai, biaya telepon, biaya operasional, pajak dan lain sebagainya. Model
bisnis Anda layak untuk dilakukan bila Cost structures lebih kecil ketimbang
Revenue streams.
Kesembilan elemen diatas
harus selaras dan saling mendukung. Keterkaitan dari semua elemen tersebut
adalah salah satu faktor kunci dalam keberhasilan bisnis Anda.
Beberapa Contoh BMC Diantaranya
0 Komentar untuk "Business Model Canvas"